Hari Senin, 14 November 2016 Fakultas Ekonomi Universitas Abdurachman Saleh Situbondo melaksanakan Ujian Tengah Semester (UTS). Ujian di hari pertama berjalan dengan baik, dengan beberapa persiapan-persiapan panitia ujian yang telah dipersiapkan beberapa hari terakhir mulai dari susunan pengawas, jadwal, soal-soal dan ruangan. Setidaknya beberapa hal yang juga perlu menjadi tanggungan dan kewajiban yang harus dipenuhi untuk mengikuti UTS kali ini seperti mentaati segala peraturan-peraturan ujian dan tidak melanggarnya serta wajib menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.
Dekan Fakultas Ekonomi UNARS berkomitmen bahwa dalam pelaksanaan UTS kali ini lebih disiplin, lebih tegas dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Mahasiswa yang mengikuti UTS dipastikan telah memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan Fakultas Ekonomi dan Universitas Abdurachman Saleh situbondo
Jumlah kelas yang mengikuti ujian kali ini sebanyak 21 kelas, Semester 1 (A sampai H), Semester 3 (A-G), Semester 5 (A-G), dan Semster 7 (A-F). Pelaksanaan Ujian berlangsung selama Satu Minggu (Senin-Sabtu) berdasarkan jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo.
SEMOGA SUKSES MAHASISWA FE UNARS
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada KHR As’ad Syamsul Arifin dalam upacara di Istana Negara Jakarta, Rabu (9/11/2016).
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional itu berdasar Keputusan Presiden Nomor 90/TK/Tahun 2016 tanggal 3 November 2016 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional
Kiai As’ad lahir pada tahun 1897 di perkampungan Syi’ib Ali Makkah dekat dengan Masjidil Haram.
Perjuangannya dalam menegakkan agama Islam ahlussunnah wal jama’ah sungguh luar biasa. Termasuk Kyai As’ad dikenal sebagai figur yang gagah berani mengatakan kebenaran. Tidak salah jika kemampuan agamanya dipadukan dengan beladiri yang membuatnya dikenal sakti mandra guna.
Kiai As’ad menempuh pendidikan di Makkah sejak usia 16 tahun dan kembali ngaji di Jawa. Guru-gurunya di Makkah antara lain: Sayyid Abbas Al Maliki, Syaikh Hasan Al Yamani, Syaikh Bakir Al Jugjawi dan lain-lain.
Sepulangnya ke tanah Jawa, ia belajar di berbagai pesantren: Ponpes Sidogiri (KH Nawawi), Ponpes Siwalan Panji Sidoarjo (KH Khazin), Ponpes Kademangan Bangkalan (KH Kholil) dan Ponpes Tebuireng (KH Hasyim Asy’ari).
Peran Kiai As’ad dalam pendirian organisasi Nahdlatul Ulama (NU) sangat nampak sekali. Dimana ia merupakan santri kesayangan KH Kholil Bangkalan yang diutus menemui KH Hasyim Asy’ari memberi “tanda restu” pendirian NU.
NU bagi Kiai As’ad bukan organisasi biasa, tapi organisasi para waliyullah. Maka harus dijaga dengan baik. Sebab dengan NU itu Indonesia akan dikawal waliyullah, ulama dan seluruh bangsa Indonesia.
“Saya ikut NU tidak sama dengan yang lain. Sebab saya menerima NU dari guru saya, lewat sejarah. Tidak lewat talqin atau ucapan. Kamu santri saya, jadi kamu harus ikut saya! Saya ini NU jadi kamu pun harus NU juga,” tegas Kiai As’ad.
Perjuangan Kiai As’ad dalam mengusir penjajah sangat nyata. Bahkan Pondok Pesantrennya pernah diserbu pasukan penjajah. Berkat kegigihannya, 10.000 orang yang ada disana sudah bisa terevakuasi dengan baik. Kemahiran Kyai As’ad dalam beladiri dan seni perang menjadikan pasukannya memenangkan pertempuran di Bantal Asembagus dimana Belanda sempat mengepung markas TNI.
Ketegasan Kiai As’ad dalam menjadikan Pancasila sebagai asas organisasi NU sudah tidak diragukan lagi. Saat Pemerintah mewajibkan penggunaan Pancasila tahun 1982/1983, NU merespon cepat dengan menggelar Munas Alim Ulama di Ponpes milik Kiai As’ad.
Tanggal 21 Desember 1983, Munas memutuskan menerima Pancasila dan revitalisasi Khittah 1926. Pada bulan Desember 1984 dalam Muktamar NU XXVII diputuskan asas Pancasila dan Khittah NU. Dan NU menjadi Ormas pertama yang menerima Pancasila.
Gagasan besar KH Achmad Shiddiq dalam menerima Pancasila ini diiyakan oleh KH As’ad bersama KH Mahrus Ali, KH Masykur dan KH Ali Ma’shum. Akibat dari menerima Pancasila itu, KH As’ad sering mendapatkan teror, surat kaleng dan ancaman mau dibunuh.
Itu semua ia lewati dengan penuh kebijaksanaan. Sehingga secara pelan-pelan Kiai NU dan para nahdliyyin bisa menerima dan memahami di balik makna NU berpancasila, semata-mata untuk keutuhan NKRI.
Di usianya ke 93, Allah Swt memanggil Kiai As’ad. KH As’ad Syamsul Arifin berpulang keharibaan-Nya pada 4 Agustus 1990 dan dimakamkan di komplek Ponpes Salafiyyah Syafi’iyyah Sukorejo Situbondo
Kiai As’ad merupakan ulama sekaligus tokoh dari Nahdlatul Ulama (NU) dengan jabatan terakhir sebagai Dewan Penasihat (Musytasar) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga akhir hayatnya.
Ia merupakan penyampai pesan (Isyarah) yang berupa tongkat disertai ayat Al Quran dari KH Kholil Bangkalan untuk KH Hasyim Asy’ari, yang merupakan cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama (NU).
Sumber :
http://news.okezone.com/
http://www.nu.or.id/
Sejarah Hari Pahlawan Pada 10 November 1945
Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Britania Raya. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesiadan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme
Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya, Mayor Jenderal Robert Mansergh mengeluarkan ultimatum yang menyebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.
Ultimatum tersebut kemudian dianggap sebagai penghinaan bagi para pejuang dan rakyat yang telah membentuk banyak badan-badan perjuangan / milisi. Ultimatum tersebut ditolak oleh pihak Indonesia dengan alasan bahwa Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri, dan TKR (Tentara Keamanan Rakyat) juga telah dibentuk sebagai pasukan negara. Selain itu, banyak organisasi perjuangan bersenjata yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar yang menentang masuknya kembali pemerintahan Belanda yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia.
Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan. Pasukan sekutu mendapatkan perlawanan dari pasukan dan milisi Indonesia.
Selain Bung Tomo terdapat pula tokoh-tokoh berpengaruh lain dalam menggerakkan rakyat Surabaya pada masa itu, beberapa datang dari latar belakang agama seperti KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai/ulama) sehingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung alot, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran ini mencapai waktu sekitar tiga minggu.
Setidaknya 6,000 – 16,000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira sejumlah 600 – 2000 tentara. Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk melakukan perlawanan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.
Referensi :
The Battle of Surabaya, Indonesian Heritage.
Ricklefs, Merle Calvin (1993). A History of Modern Indonesia Since c. 1300(Second ed.). MacMillan. ISBN 978-0-333-57689-2.
Woodburn Kirby, S (1965). The War Against Japan Vol. V. London: HMSO. ISBN 0-333-57689-6.
Batara R. Hutagalung: “10 November ’45. Mengapa Inggris Membom Surabaya?” Penerbit Millenium, Jakarta Oktober 2001, cetakan xvi, 472 halaman
Frederick, William H. (April 1982). “In Memoriam: Sutomo”. Indonesia(Cornell University outheast Asia Program) 33: 127–128. seap.indo/1107016901.

pada hari sabtu tepatnya tanggal 05 november 2016, tiga dosen UNARS, situbondo Alviatul maulida, Rini Kartika Sari, dan Triska Dewi yang sebelumnya merupakan asisten dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Abdurachman Saleh situbondo kini resmi memperoleh gelar Magister Manajemen (MM) di Universitas Negeri Jember,
Ketiga Dosen inisebelumnya merupakan Alumni terbaik Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo di tahun 2014, dengan berbekal semangat belajar, kedisiplinan untuk menjadi pribadi yang baik menghantarkannya untuk mendapat gelar MM tersebut dan sekaligus menjadi lulusan yang terbaik dan lulus tepat pada waktunya.
Menurut beliau bertiga, kedisiplinan, semangat belajar, kemauan untuk maju dan tidak mengenal lelah merupakan modal utama untuk menjadi sukses di usia muda , tidak hanya itu untuk menjadi yang terbaik perlu pengorbanan yang lebih baik waktu, tempat maupun materil agar kesusksesan yang kita capai menjadi sempurna.
Salam Sukses Fakultas Ekonomi UNARS
Hari Minggu. 06 Sepetember 2016 Dosen Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo yang paling aktif di dunia olahraga, Drs. Edy Kusnadi hamdun, M.Si mengikuti kegiatan Pos Fit East Java Half-Marathon 21,0975 km di Kota Surabaya. Tidak hanya di bidang lari, Bapak Edy kusnadi yang sering disapa Edy Koko ini juga aktif di beberapa olahraga lainnya seperti Diving, Karate, dan Cycling
Even olahraga sebelumnya yang tak kalah menantangnya yaitu sebagai Peserta Cyclist Yang Taklukan 237 Km Event Internasional Gran Fondo Jawa Pos (Gfjp) East Java 2016 di Kota Surabaya-Madura
Sebanyak 3.200 peserta dari 12 negara mengikuti kegiatan lari maraton ini Peserta kategori half-marathon(HM/21,0975 km) dan dilepas dari titik start tepat pukul 05.30 oleh Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul, didampingi Pangdam V/Brawijaya I Made Sukadana, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Gatot Subroto, dan Asisten Deputi Sentra Keolahragaan Kemenpora Teguh Raharjo.

Dari titik start di 100 meter utara pintu tol sisi Surabaya, pelari kategori HM melaju ke arah Madura hingga 10,5 km. Setelah itu memutar balik menuju arah Surabaya. Pelari kategori HM ini melewati lima checkpoint untuk memastikan bahwa mereka melalui keseluruhan trek
Seluruh peserta Jawa Pos Fit East Java Half-Marathon ini merasa puas dengan race yang digelar kemarin di kawasan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Event lari ini merupakan yang terbesar di Jawa Timur dan merupakan race dengan clearance lalu lintas yang terjaga penuh.
Salam Olahraga…
PENGUMUMAN INFORMASI KULIAH KERJA LAPANGAN 2017

Hari ini senin, 31 oktober 2016 dilaksanakan Ujian /Sidang SKRIPSI bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo. Mahasiswa yang menjadi peserta sidang skripsi yaitu 10 (sepuluh) mahasiswa.

Skripsi merupakan paparan tulisan hasil penelitian sarjana sebagai tugas akhir untuk mendapat gelar sarjana (Strata 1) yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Hasil penelitian ini merupakan lanjutan dari proposal skripsi mahasiswa yang telah diseminarkan di bulan sebelumnya. Setelah mengikuti sidang skripsi imi diharapkan mahasiswa bisa memberikan sumbangsih dalam ilmu pengetahuan di bidang ekonomi

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Peristiwa sejarah Soempah Pemoeda atau Sumpah Pemuda merupakan suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa. Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 hasil rumusan dari Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II Indonesia yang hingga kini setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda
Kongres Pemuda II dilaksanakan tiga sesi di tiga tempat berbeda oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI) yang beranggotakan pelajar dari seluruh wilayah Indonesia. Kongres tersebut dihadiri oleh berbagai wakil organisasi kepemudaan yaitu Jong Java, Jong Batak, Jong, Celebes, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Jong Ambon, dsb serta pengamat dari pemuda tiong hoa seperti Kwee Thiam Hong, John Lauw Tjoan Hok, Oey Kay Siang dan Tjoi Djien Kwie.
Isi Dari Sumpah Pemuda Hasil Kongres Pemuda :

Hari ini rabu, 26 oktober 2016 sudah dilaksanakan Ujian /Sidang SKRIPSI bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo. Skripsi merupakan paparan tulisan hasil penelitian sarjana sebagai tugas akhir untuk mendapat gelar sarjana (Strata 1) yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku. Hasil penelitian ini merupakan lanjutan dari proposal skripsi mahasiswa yang telah diseminarkan di bulan sebelumnya. Setelah mengikuti sidang skripsi imi diharapkan mahasiswa bisa memberikan sumbangsih dalam ilmu pengetahuan di bidang ekonomi

Berikut daftar nama Mahasisswa yang sudah melaksanakan ujian Skripsi :
Hari ini, sabtu 22 oktober 2016 dilaksanakan seminar proposal di ruang 9 (sembilan) Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo dengan jumlah pemakalah sebanyak 7 (tujuh) mahasiswa angkatan tahun 2012. Mahasiswa semester enam juga hadir sebagai audiens seminar sekaligus menambah pengalaman bagaimana nantinya bisa melaksanakan seminarnya juga di semester tujuh nanti.

Rapat Persiapan Yudisium dilaksanakan hari ini jumat, 21 oktober 2016 dengan dipimpin langsung oleh panitia pelaksana yaitu Drs. Moch Suseno, MM. Rapat pertama kali ini dengan agenda pembacaan tugas masing-masing koordinator dan penyampaian pendapat serta saran untuk melancarkan pelaksanaan kegiatan yusdisium nanti yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Nopember 2016 Rapat selanjutnya masih akan dilanjutkan dengan agenda membacakan persiapan-persiapan dan jumlah anggaran yang dibutuhkan masing-masing koordinator kegiatan.

SIDANG SKRIPSI 19 dan 20 OKTOBER 2016
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO
Pelaksanaan Sidang Skripsi dilaksanakan Selama dua hari berjalan sukses, Mahasiswa yang mengikuti sidang skripsi sebanyak 10 Mahasiswa. Seperti biasanya Mahasiswa Fakultas ekonomi sebelum melaksanakan kegiatan
Berikut Daftar Mahasiswa yang sudah mengikuti sidang pada Rabu, 19 oktober 2016 :

Berikut Daftar Mahasiswa yang sudah mengikuti sidang pada Kamis, 20 oktober 2016 :

SELAMAT DAN SUKSES MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNARS
Hari ini kamis, 13 Oktober 2016 Fakultas Ekonomi Universitas abdurachman saleh Situbondo menyelenggarakan Ujian / Sidang Skripsi. Jumlah Mahasiswa yang mengikuti yaitu 17 (tujuh belas) Mahasiswa Angkatan Tahun Akademik 2012/2013. Berikut daftarnya :







