AKTIVITAS TERBARU

APA ITU E-COMMERCE……??

e commerceE-commerce/electronic commerce, dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah Perdagangan elektronik merupakan sebuah aktivitas pembelian, penjualan, pemasaran barang maupun jasa melalui sistem elektronik,diantaranya dengan jaringan internet/world wide web ( www) atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan sebuah transaksi dengan sistem transfer dana secara elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Mungkin saat ini kita mengenal ecommerce hanya satu jenis proses pembelian berjualan melalui internet, sebenarnya saat ini di Indonesia ada beberapa jenis e-commerce yang populer, Untuk membedakannya berikut dijelaskan jenis-jenis ecommerce di indonesia serta ciri-ciri yang melekat pada masing-masing jenisnya.

1. Social Media Shop
Pemasaran media sosial (social media marketing) merupakan strategi, teknik, atau proses mendapatkan trafik (pengunjung) website atau perhatian konsumen untuk bertransaksi melalui secara online. Pemasaran dengan media sosial biasanya dipusatkan pada usaha para pelaku online untuk menciptakan konten yang menarik perhatian dan mendorong pembaca kemudian men-share konten yang ditawarkan melalui jaringan sosialnya. Media soasail yang paling umum digunakan diantaranya :

face

 

 

twitter-logoInstagram-app-logo

 

 

 

 

 

2. E-commerce Iklan Baris
Bisnis e-commerce jenis ini memiliki ciri khas diantaranya para penyedia jasa e-commerce tidak terlibat secara langsung dalam proses jual beli yang terjadi, melainkan hanya sebagai media untuk menyalurkan informasi dari penjual ke pembeli, transaksi secara mandiri merupakan urusan konsumen dan penjual. E-commerce jenis ini diantaranya :

kaskus

olx

3. ecommerce C2C (Customer to Customer)
Pada jenis ini penyedia jasa e-commerce menyediakan layanan escrow atau rekening pihak ketiga dan sering dikenal dengan istilah “rekening bersama” sebagai salah satu langkah handling of risk. Selain lebih aman, fungsi daripada escrow tersebut sebagai jembatan antara penjual, pembeli dan pihak e-commerce. Ketika sudah disepakati untuk bertransaksi, pembeli harus mentransfer dana kepada pihak escrow. kemudian setelah dana dikonfirmasi masuk ke rekening bersama tersebut, kemudian penjual akan dikonfirmasi untuk mengirimkan barangnya para pembeli.
Setelah pembeli mengkonfirmasi kedatangan barang, maka pihak escrow akan memberikan uangnya ke penjual. Jika terjadi masalah dengan barang, maka dana akan bisa segera dikembalikan pada pembeli., contoh e-commerce yang menerapkan metode ini diantaranya :

toko pedia

4 ecommerce B2C (Business to Consumer)
Jenis bisnis ini umumnya perusahaan e-commerce tersebut melakukan penjualan produknya sendiri, sehingga semua keuntungan dari penjualan produk merupakan murni dimiliki oleh perusahaan e-commerce dan tidak dibagi dengan pihak lain. Dinataranya :

lazada

5. ecommerce Shopping Mall
Pihak yang bisa masuk menjadi penjual di e-commerce tersebut hanyalah beberapa perusahaan terpilih. Jika terdapat perusahaan yang akan melakukan penjualan melalui ecommerce ini biasanya melalui proses verivikasi yang panjang dan tidak semua perusahaan layak menggunakan media ini, perusahaan yang diterima umumnya yang sudah memiliki brand image yang cukup baik ditingkat nasional bahkan terkenal secara internasional. Diantaranya :

blibli

(By:Dika)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

Fakultas Ekonomi - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo - Jl. PB. Sudirman 07 Situbondo - Telp. (0338) 680243 - E-mail : ekonomi.unars@gmail.com - Facebook : Fakultas Ekonomi Unars - Instagram : @Fakultas Ekonomi Unars - Website : www.fe.unars.ac.id

Copyright © 2018 Fakultas Ekonomi UNARS Situbondo

To Top